Wednesday, January 6, 2021

Ulasan Teks Artikel

Pengertian Teks Artikel

 Teks Artikel adalah sebuah teks karangan faktual secara lengkap dengan panjang tertentu yang dibuat untuk dipublikasikan dapat melalui koran, majalah, buletin dan bertujuan untuk menyampaikan gagasan dan fakta yang dapat meyakinkan, mendidik, dan menghibur.


Ciri - Ciri Teks Artikel 

  1. Isi tulisan didasari oleh fakta bukan sekedar mitos yang belum terjamin kebenarannya.
  2. Bersifat faktual dan informative, mengungkapkan informasi yang berdasarkan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan dan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.
  3. Artikle ilmiah juga memiliki opini atau analisa pemikiran-pemikiran penulis, akan tetapi, pemikiran itu dikuatkan/didasari oleh data valid berupa hasil penelitian sebelumnya, teori, maupun fakta yang ditulis ke dalam artikel.
  4. Menggunakan metode penulisan yang sistematis, dengan tujuan agar semua informasi dalam artikel dapat diterima oleh masyarakat luas.
  5. Menggunakan ragam bahasa yang resmi dan baku, hal ini dikarenakan dengan menggunakan bahasa resmi yang bercirikan lugas, logis, denotatif dan efektif akan membuat bahasa artikel ilmiah terasa padat dan berisi.

Manfaat Teks Artikel :
  1. Sarana untuk menyampaikan ide penulis dalam mengembangkan daya imajinasi serta kreatif.
  2. Berpikir sistematis serta berbahasa secara tertib dan teratur.
  3. Memahami tujuan menulis yang nantinya akan mampu menguasai kompetensi menulis yang harus dicapai.
  4. Sebagai sarana publikasi hasil pemikiran secara ilmiah melalui jurnal ilmiah.
  5. Memberi dampak akademis bagi pembaca.

Struktur Teks Artikel

1. Pembuka (lead)

Pembuka adalah alinea pertama pada awal sebuah artikel. Terdiri atas prolog, lead, intro, atau teras yang umumnya disebut dengan pembuka. Bagian kepala ini berisi uraian aktual yang penting untuk dijadikan pijakan pada pembahasan artikel berikutnya.

Bagian pembuka ini berisi uraian peristiwa, pernyataan, rangkaian kejadian, kutipan kata bernyali dan sebagainya. Jika kita jeli dalam menguraikan peristiwa atau pernyataan yang akan kita tuangkan dalam artikel, maka akan ada daya tarik tersendiri.


2. Leher

Pada bagian ini disambungkan teras dengan isi materi yang akan disajikan dalam artikel. Bagian ini sering disebut sebagai jembatan atau pengait. Isi bagian leher artikel ini menyampaikan pernyataan atau uraian yang mengungkapkan suatu permasalahan. Jelasnya, bagian ini menghubungkan antara kepala dengan perut artikel yang kita rencanakan

3. Isi/tubuh

Bagian isi artikel merupakan bagian yang paling penting dalam proses penulisan artikel, karena di bagian inilah segala permasalahan dituangkan. Bagian ini berupa uraian eksplanasi. Caranya dengan mengungkapkan permasalahan yang ingin dikupas. Usahakan tetap terjaga fokusnya, jangan sampai keluar dari fokus permasalahan.


4. Alinea penutup

Bagian akhir dari artikel biasa disebut antiklimaks, kaki, atau ending dari suatu artikel. Bagian ini berisi kalimat kunci yang merangkum pembahasan kedalam bentuk simpulanyang ringkas dan jelas.

Dalam membuat ending yang baik, kita harus mengaitkan kembali teras, prolog, isi, dan materi artikel dengan runtut agar tercapai suatu kesatuan yang utuh. Jangan mengakhiri penulisan artikel dengan simpulan yang bernada normatif, umum, atau menggurui.


Jenis - Jenis Teks Artikel: 

  • Narasi

Secara sederhana narasi dikenal sebagai cerita, pada narasi terdapat peristiwa atau kejadian dalam satu urutan waktu, didalam kejadian itu ada pula tokoh yang menghadapi suatu konflik, narasi dapat berisi fakta atau fiksi.


  • Deskripsi

Karangan ini berisi gambaran mengenai suatu hal/keadaan sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar atau merasakan hal tersebut.


  • Argumentasi

Karangan ini bertujuan membuktikan kebenaran suatu pendapat/kesimpulan dengan data/fakta sebagai alasan/bukti. Dalam argumentasi pengarang mengharapkan pembenaran pendapatnya dari pembaca, adanya unsur opini dan data, juga fakta atau alasan sebagai penyokong opini tersebut.


• Persuasi

Karangan ini bertujuan mempengaruhi pembaca untuk berbuat sesuatu, dalam persuasi pengarang mengharapkan adanya sikap motorik berupa motorik berupa perbuatan yang dilakukan oleh pembaca sesuai dengan yang dianjurkan penulis dalam karangannya.

No comments:

Post a Comment